sepertinya manusia tak akan mempunyai batas kepuasan dalam hidupnya. manusia selalu berandai dan berangan untuk meraih semua hal yang dia inginkan. manusia selalu bermimpi bagaimanakah kelanjutan hidupnya atau dengan siapakah dia akan mengarungi bahtera kehidupan yang masih menjadi sebuah misteri.
begitu pula dengan aku. dalam diriku,dalam pikiranku, berujuta angan melebur indah menjadi satu dengan semua mimpiku.
aku ingin menjadi seperti apa, aku ingin hidupku seprti apa nantinya. dan yang pasti aku mempunyai waktu dimana aku belum merasa puas dengan semua yang merekat pada aku dan kehidupanku. waktu dimana aku selalu merasa mereka-lah yang selalu lebih dan lebih daripada aku.
egoku selalu mengompori aku untuk terus mendongakkan kepala ke langit tingkat tujuh bukan untuk menundukkan kepala serendah mungkin menitikkan air mata sebuah untaian syukur yang indah. tapi kini, ada saat dimana aku terus bergulat dengan emosi dan rasa gilaku yang selalu menjadikan aku seseorang yang beruraian air mata menghakimi diriku sendiri.
semua hal kubandingkan dengan mereka. apa yang aku alami aku jejerkan dengan hal yang menyelimuti mereka. semua yang terjadi padaku saat ini aku upamakan dengan mereka.
apa yang sebenarnya terjadi dengan aku?
sejak kapan egoku semakin dalam menggerogoti hatiku?
namun beberapa jam yang lalu, seseorang telah kembali sedikit demi sedikit membuka hatiku agar berpikir inilah yang terbaik untukmu. dia menyadarkan aku melalui karyanya yang menyentuh siapapun yang berbaur didalamnya. dia berhasil mengeluarkan air mata penyesalanku meski belum seutuhnya.
melalui karya terindahnya, dia menggandengku untuk bergurau ria dengan sebuah keihklasan, menari gembira dengan lenggok kesabaran, menyanyi merdu dengan suara kedamaian.
perlahan namun pasti, aku sadar bahwa tidak ada yang abadi di pertiwi ini. lenyap dengan pelan akan tergoreskan pada semua hal.
sekali lagi, dia memercikkan sebuah nada indah yang membasuh relungku. meski aku tak pernah sekalipun mengetahui rautnya, tapi karyanya begitu memukau dalam sejarahku.
dan sekali lagi, anganku mulai berjalan untuk bertemu dan menyapa dengan sebuah senyum terindah yang akan tersuguhkan untuknya...
dan aku berharap dia bisa menghapuskan egoku yang kian mendalam saja..........
Aucun commentaire:
Enregistrer un commentaire