Kemarin tepatnya tanggal 12 nopember aku telah menggenggam usia genap 19 tahun. Semua rasa berbaur menjadi satu. Antara senang dan sedih. Bahagia dan menangis. Bahagia karena hampir semua mengucapkan " joyeux anniversaire" padaku. Tapi sedih. Justru beberapa orang yang memiliki andil dalam hidupku sama sekali tak menyuarakkan suaranya.
Memang saat ini kerenggangan tengah memisahkan aku dengan mereka. Tapi sejatinya mereka mengingat lalu minimal ucap "selamat" padaku. Bukan hadiah wow yang aku inginkan. Bukan kado mewah yang aku harapkan. Tapi hanya untaian ucapan tulus beserta senyum terkembang dari bibir mereka lah yang aku nantikan. Meski begitu, aku tetap mencoba yakin bahwa meski tak terucap lewat kata, pastilah teruntai lewat doa dalam setiap munajah yang mereka hadirkan.
Dan kini, tak terasa bahwa aku telah membuka mata selama 19 tahun lamanya. Sungguh anugrah luar biasa dalam hidupku. Sudah 19 tahun sudah aku menapaki bumi tua ini. Selama itu pula aku menjalani berbagai proses kehidupan yang tak bisa aku hilangkan. Saatnya kini aku dewasa. Menjadi dewasa lebih tepatnya. Dengan berbagai hal yang menerpaku, aku semakin diajarkan oleh-Nya tentang kisah hidup yang sesungguhnya. Semakin belajar lah aku akan sebuah kehidupan.
Di detik ini, aku harap agar aku menjadi pribadi yang jauh lebih baik tentunya. Semakin dewasa dalam segala hal dan belajar dari berbagai masalah yang pernah singgah membelaiku.
Aku harap, aku bisa semakin akrab dengan badai itu lalu bisa mengencaninya.
Ya Rabb, aku yakin Kau selalu mendengar tiap kata yang aku lontarkan pada-Mu, juga aku mohon Kau kabulkan tiap untai pinta yang aku suguhkan pada-Mu ...
Hanya Kau yang tahu apa yang aku mau ...
Bungkuslah ini semua dalam bingkai terindah dalam hidupku agar kelak aku dapat mengenangnya sebagai hal terindah dalam genggamku ...