Here, I am



vendredi, février 01, 2013

Bukan Sastra ...

Sejak aku mengenal dunia sastra aku memang telah memantapkan hidup untuk semakin menyelami dunia itu. Aku mencintai sastra. Aku mengagumi tiap katanya yang mengalir dengan anggun dan indah. Aku kerap terpukau pada tiap untaian bisikan sastrawi yang mengalun dengan apiknya. 
Hidupku sekian persen ku pakukan pada dunia sastra. Aku membaca tumpukan buku berbumbu kata sastra yang indah, aku menulis sejumlah kata yang mencoba untuk "sastrais". Aku mencoba menaburkan jutaan imaji tak lepas dari wanginya sastra.
Tiap langkah yang ku langkahkan dalam jangkah hidupku, ku terohkan melalui coretan-coretan yang mencoba agar hanya aku dan orang yang mencintai sastra lah yang mengetahui dan tahu apa yang ku celotehkan.
Tapi, meski aku mencintai sastra beserta kawannya, aku tak pernah menginginkan adanya sosok "Adam" yang turut menggeluti dunia yang kucintai itu. Aku tak "menginginkan" sosok lelaki yang menorehkan ceritanya juga lewat untaian kata indah sastra. 
Lebih jujur, aku mengangankan sosok yang mengenggam dunia lain selain duniaku. Aku ingin dia berkecimpung dalam kolam ilmu lain selain ilmu yang ku selami saat ini. 
Sungguh aku tak mengangankan sosok yang menuliskan tiap jengkal kisah hidupnya diatas lembaran kertas lalu ia hanya bungkam dalam katanya.
Karna aku mewarnai hidupku dengan sastra, aku ingin seseorang yang suatu saat akan mewarnai hidupku kelak adalah seseorang yang mewarnai hidupnya dengan dunia yang berbanding terbalik dengan duniaku. Tentu dengan segala konsekuensinya dan tentu dengan segala komitmennya ...
Dan kuharap bukan sastra ...

Aucun commentaire:

Enregistrer un commentaire