Meski mataku tak kuasa selamanya tetap terbuka,
Meski ragaku takkan tegar sepanjang dunia ada,
Meski tanganku tak kuasa lama demi menggenggam,
Dan meski hening juga sunyi tak lama lagi akan menyapaku,
Atau bahkan aku tak mampu lagi menopang tubuhku,
Aku hanya bisa mengukir satu pinta sederhanaku
Bahwa aku tak mau tertidur sebelum aku bisa menjadi
sebuah lilin untuk dunia kecilku...
Aku hanya ingin menjadi sebuah lilin yang meski mungil
tapi menerangi kegelapan di sekelilingnya,
Aku hanya ingin menjadi sebuah lilin, yang dengan
pancaran sinar kecilnya, mampu menghidupkan dunia sekitarnya,
Tapi aku tahu, bahwa lilin itu takkan lama untuk tetap
mengobarkan cahayanya,
Bahwa aku tahu, lilin itu dengan cepat akan meleleh, dan
meredup, kemudian lenyap...
Tapi aku sungguh ingin seperti lilin... menerangi,
menghidupi, dengan cahaya dan kekuatan kecil yang aku punya untuk duniaku,
meskipun itu takkan bertahan lama,
Meskipun aku akan meredup, dan...
Dan tak lagi punya cahaya,
Juga tak lagi ada...
Tapi setidaknya, aku bisa tertidur dengan penuh
kemenangan,
Bahwa aku telah berhasil menjadi sebuah lilin diujung
hidupku,
Bahwa aku telah meredup usai bersinar,
Bahwa aku telah rapuh usai tegar,
Dan bahwa aku pernah ada di dunia ini,
Pernah hadir menyumbang tangis dan tawa tak berarti,
Pernah tersenyum bersama bentangan langit,
Pernah tertawa merangkul alam,
Pernah menari dengan goyangan ilalang,
Juga pernah menangis berteman hembusan angin,
Meski...
Hanya sejenak...
Meski hanya sesaat...
Tapi, lebih dari cukup jika hidupku mengukir tawa pada
bibir mereka,
Jika tanganku merangkul hangat jari-jari mereka,
Tetap satu pintaku pada Sang Raja Dunia
Sempatkanlah aku menjadi lilin,
Sempatkanlah aku mengumbar sedikit saja cahayaku,
Sempatkanlah aku mengukir senyum untuk para pengiring
hidupku,
Sebelum, Kau benar-benar menggenggam tanganku,
Lalu, dengan Kuasa-Mu Kau pejamkan kedua mataku,
Kau lemahkan tubuhku, Kau pucatkan wajahku,
Dan Kau pinta degup jantungku,
Sekali lagi kutegaskan,
Aku takkan tidur sebelum aku menjadi lilin untuk
duniaku...
Dunia singkat dimana aku pernah
tersenyum disisi air mata...
Novamour ... Novamour ...
Aucun commentaire:
Enregistrer un commentaire